'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
SYIAR DAKWAH KEMANUSIAAN MELALUI RUMAH SHODAQOH
27 September 2016 20:03 WIB | dibaca 719

 

Kediri - Guna meningkatkan kapasitas ‘Aisyiyah sebagai gerakan dakwah yang berkemajuan, terutama dalam bidang kemanusiaan, maka PDA Kabupaten Kediri di bawah pimpinan Ibu Hj. Kristin Muslimah, berupaya membangkitkan ghirah kemanusiaan anggota ‘Aisyiyah dan simpatisannya dengan membangun Rumah Shodaqoh.

Keinginan ini bak ‘gayung bersambut’ dengan PDM Kab Kediri yang telah memberikan hak pengelolaan atas lahan dan rumah yang berlokasi di Desa Cendono, Kecamatan Kandat, di mana lahan dan rumah tersebut merupakan wakaf dari salah seorang simpatisan Muhammadiyah. Sayangnya, kondisi rumah ini sangatlah memprihatinkan, karena memang sudah sekitar 10 tahun tidak berpenghuni. Sekitar rumah ditumbuhi rumput liar yang tinggi, sehingga hampir menutupi fisik bangunan rumah. Selain itu, kondisi fisik bangunan juga banyak yang rusak. 

Namun, kondisi lingkungan dan fisik bangunan yang sedemikian rupa, tak menyurutkan niat ibu-ibu ‘Aisyiyah untuk mewujudkan Rumah Shodaqoh ini. Dengan sigap, PDA Kab Kediri segera mengambil tindakan, diawali dengan mencari informasi masalah pemegang kunci rumah. Selanjutnya diadakan musyawarah dengan PCM dan PCA setempat, yaitu Cabang Kandat, untuk membahas masalah renovasi rumah tersebut. Musyawarah diadakan di rumah Ketua PCM Kandat, Bapak H. Hafidz di Dsn. Cangkringan, Desa Sumberjo, Kecamatan Kandat pada tanggal 22 Mei 2016. Hasil musyawarah adalah membentuk panitia perbaikan Rumah Shodaqoh yang diketuai oleh Bapak H. Hafidz, S.Ag.

Panitia segera mengambil tindakan dengan mengadakan survey lapangan, melihat kondisi fisik bangunan bersama dengan PDA Kab Kediri yang dimotori oleh Majelis Kesejahteraan Sosial. Hal pertama yang dilakukan adalah pembersihan lingkungan sekitar bangunan dari rumput liar, sehingga terlihat jelas kondisi fisik bangunan. Dari kondisi fisik tersebut maka panitia membuat rencana anggaran biaya (RAB) untuk merenovasi bangunan tersebut yang ternyata membutuhkan dana yang cukup besar, dengan total jumlah Rp. 52.500.000,- (Lima Puluh Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Dengan jumlah kebutuhan yang besar ini, maka PDA Kab Kediri bersama panitia menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Setelah kondisi fisik dan lingkungan rumah shodaqoh ini membaik, maka pada tanggal 31 Juli 2016, PDA Kab Kediri mencoba mengadakan syiar dakwah di rumah tersebut dengan mengadakan pertemuan rutin PDA Kab Kediri dan mengundang PDM Kab Kediri, PCM dan PCA Kandat, Perangkat Desa Cendono dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mensyiarkan kepada khalayak, bahwa di rumah tersebut akan diadakan kegiatan yang dinamakan RUMAH SHODAQOH.

Tujuan pendiriannya adalah sebagai sarana dan media untuk mengembangkan dan mengajak masyarakat untuk berbagi dengan menyisihkan hartanya untuk di shodaqohkan kepada masyarakat yang tidak mampu (fakir miskin, kaum dhuafa dan masyarakat yang memang membutuhkan).  Harta yang dimaksudkan bukan hanya berupa uang, namun juga berupa barang-barang yang layak jual/layak pakai. Sedangkan untuk penyalurannya akan dikondisikan sesuai dengan permintaan yang masuk, tidak hanya terbatas pada anggota ‘Aisyiyah atau Muhammadiysh saja, namun akan disalurkan kepada masyarakat secara umum, bahkan diutamakan untuk warga masyarakat sekitar lokasi Rumah Shodaqoh ini.

Program Rumah Shodaqoh ini merupakan salah satu program unggulan yang diusung oleh Majelis Kesejahteraan dan Sosial PDA Kabupaten Kediri yang diketuai oleh Ibu Mulhimmah. Harapan ke depannya, rumah shodaqoh ini dapat berkembang menjadi lembaga penyaluran shodaqoh, infaq dan zakat yang dihimpun dari para donatur dan muzakki, dengan manajemen pengelolaan yang profesional namun dengan sistem penyaluran yang tidak terlalu rumit. Kami berharap dengan adanya sarana berbagi di "Rumah Shodaqoh" ini, kita bisa bersama-sama meringankan dan membantu beban orang lain agar bersama-sama hidup dengan layak. Dengan bersedekah kita telah memulai sebuah langkah untuk kebaikan, meskipun sedekah tersebut tergolong kecil, namun sekecil apapun sebuah kebaikan, yakinlah bahwa itu akan tetap diperhitungkan oleh Allah SWT. 

(nuwi)

Shared Post: