'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
SOSIALISASIKAN SMP ABS PLEMAHAN DALAM PERTEMUAN RUTIN PDA-PCA KABUPATEN KEDIRI
30 Januari 2017 22:36 WIB | dibaca 2191

Kediri – 29/1/2017 – Rencana untuk merintis pendirian SMP ‘Aisyiyah Boarding School telah lama terbersit dalam benak ibu-ibu PCA Plemahan. Terutama sejak adanya keluh kesah dari para wali murid SD ‘Aisyiyah Plemahan saat kelulusan siswa kelas VI di tahun 2006, sehubungan dengan kebingungan mereka untuk menyekolahkan anak mereka selepas dari SD, yang sudah tertanam karakter Islam dalam diri mereka. Para wali murid khawatir apabila karakter yang telah terbentuk ini tidak bisa berkembang atau hanya ‘mandeg’ tanpa ada penguatannya.

Dengan mengucap basmalah dan berbekal ‘nekat’, ibu-ibu ‘Aisyiyah lalu mencoba koordinasi dengan PCM Plemahan dan para guru SD ‘Aisyiyah untuk mewujudkan rencana tersebut. Rapat digelar di Masjid Al Maemunah Plemahan pada bulan Nopember 2016 dengan peserta rapat sejumlah 20 orang yang terdiri dari unsur PCM,PCA, dan para guru SD ‘Aisyiyah Plemahan. Kesepakatan yang dihasilkan adalah bahwa akan merintis pendirian SMP ‘Aisyiyah yang bernuansa Pondok Pesantren, yaitu SMP ‘Aisyiyah Boarding School di Perguruan ‘Aisyiyah Plemahan.

Sebagai langkah awal adalah merencanakan pembangunan gedung di atas tanah wakaf seluas 80 ru (±1.120 m2), yang pelaksanaannya oleh panitia pembangunan dengan ketuanya adalah Bapak Supriyanto, Guru Bahasa Arab SD ‘Aisyiyah Plemahan. Direncanakan gedung berlantai 3 dengan 12 ruang dan estimasi biaya sekitar 3,8 milyar yang dilaksanakan secara bertahap dan sumber dana pembangunan awal dari para donatur. Hingga berita ini dibuat, pembangunan tahap pertama membangun 1 ruang kelas, karena telah ada 2 ruang (Kantor dan Asrama Putra). Pembangunan saat ini baru mencapai 30% dan diperkirakan akan selesai pembangunan pada bulan April 2017.

Selain pembangunan gedung, juga telah dirancang konsep pendidikan yang akan diterapkan dengan model pendidikan sekolah berasrama (boarding school) yang memadukan antara kurikulum Depdikbud dan penanaman nilai-nilai keislaman yang diharapkan dapat membentuk sebuah lembaga pendidikan yang dapat mengembangkan potensi murid secara komprehensif meliputi ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah, asrama, maupun kehidupan sehari-hari. Dengan konsep ini, tentunya juga membutuhkan tenaga-tenaga pengelola yang handal. Oleh karena itu, pada tanggal 13 Januari 2017 lalu telah dibuka lowongan guru dan karyawan yang dibuka untuk umum dengan ketentuan sebagai berikut :

Bagi Guru :

  1. Lulus S1 Kependidikan.
  2. Mampu membaca Al-Qur'an.
  3. Mampu berbahasa Inggris (pasif).
  4. Berbusana Muslim Syar'i (Berjilbab bagi wanita)
  5. Menguasai IT
  6. Mengajukan lamaran ke Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Plemahan dengan melampirkan:
  • - Fotocopi Ijazah terakhir
  • - Curivulum vitae
  • - Fotocopi KTP
  • - Fotocopi KK
  • - Pas foto 4×6 = 1 lbr
  • - Fotocopi Piagam (bila Ada)
  • - Contact Person pelamar

Catatan :

Syarat untuk karyawan : kondisional /menyesuaikan. 

Selang 2 minggu setelah diumumkan, sungguh tidak terduga, jumlah pelamar yang memasukkan persyaratan sebanyak 180 pelamar. Bukan hanya dari sekitar Kediri, namun juga ada pelamar dari Gresik, Jombang, Sidoarjo, dan beberapa daerah lainnya. Surat lamaran ada yang dikirim langsung ke lokasi, lewat email bahkan lewat jasa pengiriman (JNE). Padahal tenaga yang dibutuhkan hanya 13 orang guru dan 5 orang karyawan, sungguh, ini merupakan tanggapan yang luar biasa.

Sebagai ajang promosi dalam penerimaan santri, telah dilakukan beberapa alternatif, antara lain melalui penyebaran brosur, pemberitahuan di media sosial dan sosialisasi di berbagai pertemuan mulai dari ranting hingga daerah. Salah satu kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan di pertemuan rutin PDA-PCA tanggal 29 Januari 2017 yang kebetulan saat itu bertempat di PCA Plemahan.

Dalam sosialisasi tersebut dipaparkan oleh Bapak Supriyanto, salah satu tim perintis dan guru di SD ‘Aisyiyah Plemahan. Dalam pemaparannya, beliau memberikan gambaran tentang latar belakang pendiriannya, yang intinya bahwa sekolah ini berbasis keagamaan dengan sistem pondok (asrama) dengan pertimbangan dapat membentuk lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran, dapat memberikan pembinaan karakter santri secara berkesinambungan, dapat melakukan transformasi karakter secara lembut melalui ajakan, contoh dan pembiasaan (bukan perintah saja), serta dapat melakukan pengawasan yang melekat selama 24 jam. Guna mengarahkan pada keinginan tersebut maka ditetapkan visi, misi, motto, program unggulan dan program ekstra kurikuler seperti tertera dalam brosur di bawah ini.

      

  

Target yang diharapkan setelah dilaksanakan pembelajaran selama 3 tahun, maka outputnya santri memiliki kemampuan sebagai berikut :

  1. Bernilai akademik yang tinggi
  2. Menghafalkan minimal 6 juz ( juz 30 dan juz 1 – 5)
  3. Menghafalkan hadits pilihan
  4. Berakhlaqul karimah
  5. Menerjemahkan Al-Quran (bukan hanya membaca buku Tarjamah Al-Quran)
  6. Berbahasa Arab aktif
  7. Berbahasa Inggris aktif
  8. Membaca kitab gundul

Guna mendukung target tersebut maka konsep aktifitas pembelajarannya adalah sebagai berikut :

  1. Penerapan kurikulum K-13 (Program Pemerintah)
  2. Tahfidzul Qur’an
  3. Hadits Arbain Nawawi
  4. Hadits pilihan
  5. Bahasa Arab aktif
  6. Bahasa Inggris aktif
  7. Terjemah Al Quran
  8. Siroh Nabawi

Sedangkan untuk mendukung pembinaan dan transformasi karakter kepada para santri maka akan diterapkan habit (pembudayaan) terhadap kegiatan keseharian baik dalam beribadah maupun tingkah laku, seperti sholat fardlu di awal waktu dan berjamaah, sholat tathawwu’ (rawatib, dhuha, tahajjud), puasa senin-kamis, dan sikap dalam pergaulan. Dalam penerapan habit ini, maka dibutuhkan mushrif dan mushrifah yang handal, yang mampu memimpin dan mengarahkan santri dengan trik yang lembut tapi tegas. Oleh karena itu, dalam penempaan mushrif/mushfifah akan didatangkan 3 orang mushrif/mushrifah dari Daarut Tauhid dari Bandung (milik Aa Gymnastiar). Mereka akan menempa para calon mushrif/mushrifah SMP ABS Plemahan hingga siap untuk melakukan tugasnya dengan benar. Karena seorang guru atau pembimbing akan membawa dampak utama dalam keberhasilan dalam sebuah pembelajaran, seperti ungkapan berikut :

“At-thariqah ahammu mina-l-maddah, wa al-mudarris ahammu mina-t-thariqah, wa ruhu-l-mudarris ahammu mina-l-mudarris nafsihi. (Metode itu lebih penting daripada materi. Tapi guru lebih penting daripada metodenya. Jiwa guru lebih penting daripada guru itu sendiri).”

Selain itu, SMP ini juga menggembleng para santri untuk menjadi enterpreuner sejati dengan pembelajaran langsung lapangan dan pengelolaan bisnis yang akan dibimbing oleh seorang enterpreuner lulusan Kampus Bisnis Umar Usman (milik Ippho Santosa) yaitu Stefia Putri dari Lumajang.

Guna mendapatkan fasilitas dan hasil yang sedemikian rupa, maka juga dibutuhkan biaya pendidikan yang cukup mahal, namun masih setara dengan sekolah full day school yang lain, atau bahkan lebih murah. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :

RINCIAN  PEMBIAYAAN

GELOMBANG I

GELOMBANG II

PUTRA

PUTRI

PUTRA

PUTRI

Pendaftaran

150.000

150.000

150.000

150.000

Infaq

3.000.000

3.000.000

3.500.000

3.500.000

Seragam 5 stel + Atribut

700.000

700.000

700.000

700.000

SPP (pondok dan sekolah)

650.000

650.000

650.000

650.000

Jilbab 5 pcs

-

200.000

-

200.000

Kegiatan Tahunan:

  • Out Class
  • Study Club
  • Out Bond
  • Study Banding

 

250.000
250.000
250.000
250.000



250.000
250.000
250.000
250.000


250.000
250.000
250.000
250.000


250.000
250.000
250.000
250.000

TOTAL

5.500.000

5.700.000

6.000.000

6.200.000

 

Paparan diakhiri dengan permohonan bantuan berupa materiil maupun spiritual, dukungan dana dan tenaganya untuk turut serta menyebarluaskan informasi ini. Hal ini disampaikan oleh Bapak Munir, salah satu tim perintis SMP ABS Plemahan. 

Untuk formulir pendaftaran santri bisa di download di sini atau langsung datang ke lokasi SMP ABS Plemahan di Jl. Kartini Gg 2 No. 6 Desa Wonokerto. Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. (nuwi)

Shared Post: